RSUP Sanglah Dirikan Gedung Aesthetic Center, Genjot Industri Wisata Medis dan Well-Being

2022-07-12 15:32:11



RSUP Sanglah, Denpasar, Bali mulai membangun Gedung Aesthetic Center, ditargetkan fasilitas ini selesai akhir tahun. Fasilitas ini menjadi awal pengembangan industri wisata medis dan well-being.

Pembangunan Gedung Aesthetic Center dilatarbelakangi terpuruknya Bali akibat pandemi. Matinya sektor pariwisata, yang menjadi andalan Bali, membuat ekonomi terpuruk hebat. Bali membutuhkan industri baru, yaitu wisata medis dan wellbeing yang diyakini lebih tahan tekanan.

“Pemerintah berupaya menggeser tourism ke medis, dengan pelayanan hotelier yang sudah ada, harusnya Bali bisa membangun industri kesehatan baru. Insya Allah bisa menyamai sektor pariwisata,” ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat peletakan batu pertama di Bali, Jumat 8 Juli 2022.

Budi menjelaskan, pergeseran ke sektor wisata medis dan well-being akan membawa perubahan sangat besar dari segi SDM, layanan medis dan alat kesehatan. “Nantinya, tujuan wisatawan ke Bali makin beragam, tidak hanya untuk wisata alam dan budaya, tetapi juga kesehatan. Budaya keramahan Bali yang sudah mendunia diharapkan bisa diimplementasikan dalam penguatan SDM Kesehatan yaitu para dokter, ahli lab, dan perawat.”

Kebutuhan SDM kesehatan, nantinya diharapkan bisa dipenuhi dari berbagai kampus kesehatan di Bali. “Kami akan menjalin kerja sama dengan berbagai mitra internasional seperti Mayo Clinic untuk meningkatkan kualitas layanan. Penguatan juga dilakukan dengan fasilitas genome sequencing Universitas Udayana untuk pemeriksaan genetik yang lebih cepat, sampel tidak perlu lagi dikirim ke luar Bali. Setelah Bali menjadi destinasi wisata kesehatan dunia, kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara kian meningkat.”

Direktur Utama RSUP Sanglah Denpasar, I Wayan Sudana menyatakan pembangunan Gedung Aesthetic Center merupakan bagian dari transformasi sistem kesehatan nasional sekaligus mengembangkan layanan wisata medis kelas dunia.

“Pengembangan ini akan mendukung transformasi fasilitas kesehatan rujukan yang akan makin memudahkan dan meningkatkan layanan kesehatan,” ujar Wayan.